Tinggalkan komentar

इंटर milan berita kini

Bek Inter Milan berkepala bothak, Douglas Maicon, mengumbar keyakinan timnya bisa meraih juara serie A musim ini. Rasa optimistis ini muncul setelah Inter menang 1-0 atas Chievo Verona, Minggu (23/10/2011).

Sebenarnya banyak yang meragukan Inter akan bisa bersaing meraih juara serie A, karena mengawali musim ini dengan buruk. Hingga pekan ke-8, Inter masih bertempat di posisi ke-16 dengan tujuh poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Udinese yang masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie-A. Namun, dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, Inter bisa saja membuat kejutan.

“juara serie A? Kami tetap percaya hingga akhir. Kemenangan hari ini (lawan Chievo) sangat krusial, dan kami harus tetap meneruskan langkah ini untuk merangkak naik di klasemen,” ujar Maicon kepada Saya.

“Saat ini kami harus berterima kasih kepada fans, yang telah memberikan dukungan untuk kami,” lanjutnya.

Maicon juga menambahkan, dirinya bukanlah sosok yang berpengaruh dalam tim. Maicon mengaku hanyalah pemain yang ingin membantu rekan-rekan kerja di sekitarnya.

inter Milan memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas Chievo, Minggu (23/10/2011) malam WIB. Setelah serangkaian hasil buruk di kandang, Claudio Ranieri menyebut ini sebagai akhir dari ‘Tabu San Siro’.

Sebuah gol tandukan Thiago Motta dimenit ke-34 menjadi penanda berakhirnya hasil buruk Inter saat bermain di kandang. Sebagai catatan, di tiga laga kandang sebelumnya, La Beneamatta mencatat hasi buruk saat kalah dari Trabzonspor dan Napoli, serta diimbangi AS Roma.

Atas hasil-hasil buruk yang diraih oleh tim asuhannya itu, Ranieri sempat menjuluki laga kandang Inter dengan nama ‘tabu San Siro’. Kini setelah memperoleh kemenangan, pelatih yang menggantikan Gian Piero Gaperini di pekan ke-3 Liga Italia itu menyebutkan kalau ‘tabu San Siro’ itu sudah berakhir.

“Kami dapat lebih tajam, tapi yang terpenting adalah kami mengakhiri tabu San Siro,” sebut Ranieri pada Football Italia.

“Sangat penting kami mengalahkan Chievo yang membuat banyak tim papan atas berada dalam tekanan, karena merka bermain bagus dan bekerja keras.” lanjut Ranieri

Atas kemenangan perdana tim asuhannya itu, The Thinker Man pun tak mampu menyembunyikan kegembiraannya. Baginya, perjuangan keras dan tak kenal lelah usai tampil di Liga Champios pada tengah pekan kemarin jadi kuncinya.

“Aku senang, karena kami juga bekerja keras, meskipun kami bermain di Liga Champions di hari Selasa, dan terus berusaha gol yang kedua,” sambungnya.

“Kami mencoba untuk jadi lebih baik di setiap pertandingan, baik secara taktik maupun fisik, meki itu tidak mudah ketika bermain setiap tiga hari sekali,” tuntas Ranieri.

“Apakah aku merasa seperti pemimpin dalam tim ini? Aku hanya ingin membantu rekan-rekanku dan sekarang aku merasa sudah kembali ke performa terbaikku,” tutur si gundul brazil ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: